Electrical Project Engineer
2 days ago
Tangerang, Banten, Indonesia
Arlisco Elektrika Perkasa
Penuh waktu
Gratis dengan email atau Google
Simpan pekerjaan ini dan atur pencarian Anda
Buat akun gratis untuk menyimpan pekerjaan, membuat peringatan dan kembali ke daftar ini dari dasbor Anda.
Gratis dengan email atau Google
Dengan melanjutkan, Anda menyetujui Ketentuan & Kebijakan Privasi.
Tanggung Jawab Utama
• Mengkoordinasikan aktivitas project berdasarkan timeline, scope of work, target, dan arahan Project Manager.
• Memastikan informasi, instruksi, dan kebutuhan project tersampaikan kepada pihak terkait secara tepat dan tepat waktu.
• Melakukan koordinasi dengan Engineering, Production, QC, Procurement, Warehouse, Finance, Sales, dan departemen terkait.
• Membantu memastikan setiap aktivitas project berjalan sesuai rencana dan prioritas yang telah ditetapkan.
• Mengidentifikasi potensi keterlambatan, kendala, maupun kebutuhan project dan melaporkannya kepada Project Manager.
• Melakukan follow-up terhadap setiap action item sampai dengan penyelesaiannya. Monitoring Timeline & Progress
• Membantu menyusun dan memperbarui Project Schedule / Master Schedule.
• Melakukan monitoring terhadap progress pekerjaan dibandingkan dengan target yang telah ditetapkan.
• Membuat progress tracking secara berkala.
• Mengingatkan PIC terkait terhadap pekerjaan yang mendekati atau melewati target penyelesaian.
• Membantu melakukan monitoring terhadap milestone project.
• Menyusun laporan perkembangan project untuk kebutuhan internal management. Administrasi & Dokumentasi Project
• Menyiapkan dan memelihara seluruh dokumen administrasi project.
• Mengelola dokumen seperti:
• Project Schedule
• Minutes of Meeting (MoM)
• Progress Report
• Project Checklist
• Drawing / Technical Document
• Material List
• Delivery Schedule
• Inspection / QC Documentation
• Correspondence
• Berita Acara
• Dokumen serah terima project.
• Memastikan dokumen project tersimpan secara sistematis dan mudah ditelusuri.
• Mengontrol distribusi dokumen kepada pihak terkait.
• Memastikan perubahan dokumen atau revisi dapat tercatat dan terkontrol dengan baik. Koordinasi Internal
• Melakukan koordinasi dengan Engineering terkait drawing, technical specification, dan kebutuhan teknis project.
• Berkoordinasi dengan Production terkait jadwal dan kesiapan proses manufaktur.
• Berkoordinasi dengan QC terkait inspection, testing, dan quality requirement.
• Berkoordinasi dengan Procurement terkait pengadaan material dan kebutuhan project.
• Berkoordinasi dengan Warehouse terkait ketersediaan, preparation, dan delivery material/peralatan.
• Berkoordinasi dengan Finance/Accounting terkait kebutuhan administrasi project apabila diperlukan.
• Berkoordinasi dengan Sales/Commercial terkait informasi dan kebutuhan customer. Koordinasi dengan Customer / Vendor / Subcontractor
• Mendukung komunikasi dan koordinasi administratif dengan customer, vendor, subcontractor, maupun pihak eksternal lainnya.
• Menindaklanjuti permintaan informasi atau dokumen dari customer sesuai arahan Project Manager.
• Mengkoordinasikan jadwal meeting, site visit, inspection, testing, delivery, maupun aktivitas project lainnya.
• Membuat dan mendokumentasikan hasil meeting dengan pihak eksternal.
• Memastikan setiap kesepakatan dan action item terdokumentasi serta ditindaklanjuti. Monitoring Material & Delivery
• Membantu memonitor kebutuhan material project terhadap schedule pekerjaan.
• Melakukan follow-up status procurement dan ketersediaan material.
• Memantau kesiapan produk/peralatan untuk proses delivery.
• Membantu memastikan jadwal pengiriman sesuai dengan target project.
• Mengkoordinasikan kebutuhan dokumen pengiriman dengan departemen terkait. Risk & Issue Tracking
• Membantu mengidentifikasi risiko dan potensi masalah yang dapat memengaruhi pencapaian project.
• Membuat dan memperbarui Issue / Action Tracking List.
• Melakukan follow-up penyelesaian issue kepada PIC terkait.
• Mengeskalasikan permasalahan yang berpotensi berdampak terhadap schedule, cost, quality, maupun customer satisfaction kepada Project Manager.
• Mendukung Project Manager dalam penyusunan corrective action terhadap permasalahan project. Reporting
• Menyusun laporan progress project secara berkala.
• Menyiapkan data yang dibutuhkan untuk project review meeting.
• Membuat rekap status pekerjaan setiap PIC.
• Menyampaikan informasi mengenai progress, outstanding, kendala, dan kebutuhan tindak lanjut kepada Project Manager.
• Memastikan data dan laporan project akurat serta dapat dipertanggungjawabkan. KUALIFIKASI Pendidikan:
• Minimal D3/S1 dari jurusan Teknik Industri, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Manajemen, Project Management, atau bidang terkait. Pengalaman:
• Minimal 2–3 tahun pengalaman sebagai Project Coordinator, Project Admin, Project Engineer, atau posisi sejenis.
• Pengalaman di perusahaan engineering, manufacturing, electrical, construction, EPC, atau project-based company menjadi nilai tambah. Kemampuan Teknis:
• Memahami dasar-dasar project management.
• Mampu membaca dan memahami project schedule serta timeline.
• Mampu melakukan progress monitoring dan reporting.
• Memahami alur proses manufaktur/proyek menjadi nilai tambah.
• Mampu menggunakan Microsoft Office, terutama Excel, Word, dan PowerPoint.
• Familiar dengan project management tools menjadi nilai tambah. Kemampuan Non-Teknis:
• Communication & coordination skills.
• Follow-up dan problem-solving skills.
• Time management dan organizational skills.
• Attention to detail.
• Mampu bekerja dengan target dan deadline.
• Mampu bekerja secara mandiri maupun lintas departemen.
• Memiliki kemampuan interpersonal yang baik.
• Mengkoordinasikan aktivitas project berdasarkan timeline, scope of work, target, dan arahan Project Manager.
• Memastikan informasi, instruksi, dan kebutuhan project tersampaikan kepada pihak terkait secara tepat dan tepat waktu.
• Melakukan koordinasi dengan Engineering, Production, QC, Procurement, Warehouse, Finance, Sales, dan departemen terkait.
• Membantu memastikan setiap aktivitas project berjalan sesuai rencana dan prioritas yang telah ditetapkan.
• Mengidentifikasi potensi keterlambatan, kendala, maupun kebutuhan project dan melaporkannya kepada Project Manager.
• Melakukan follow-up terhadap setiap action item sampai dengan penyelesaiannya. Monitoring Timeline & Progress
• Membantu menyusun dan memperbarui Project Schedule / Master Schedule.
• Melakukan monitoring terhadap progress pekerjaan dibandingkan dengan target yang telah ditetapkan.
• Membuat progress tracking secara berkala.
• Mengingatkan PIC terkait terhadap pekerjaan yang mendekati atau melewati target penyelesaian.
• Membantu melakukan monitoring terhadap milestone project.
• Menyusun laporan perkembangan project untuk kebutuhan internal management. Administrasi & Dokumentasi Project
• Menyiapkan dan memelihara seluruh dokumen administrasi project.
• Mengelola dokumen seperti:
• Project Schedule
• Minutes of Meeting (MoM)
• Progress Report
• Project Checklist
• Drawing / Technical Document
• Material List
• Delivery Schedule
• Inspection / QC Documentation
• Correspondence
• Berita Acara
• Dokumen serah terima project.
• Memastikan dokumen project tersimpan secara sistematis dan mudah ditelusuri.
• Mengontrol distribusi dokumen kepada pihak terkait.
• Memastikan perubahan dokumen atau revisi dapat tercatat dan terkontrol dengan baik. Koordinasi Internal
• Melakukan koordinasi dengan Engineering terkait drawing, technical specification, dan kebutuhan teknis project.
• Berkoordinasi dengan Production terkait jadwal dan kesiapan proses manufaktur.
• Berkoordinasi dengan QC terkait inspection, testing, dan quality requirement.
• Berkoordinasi dengan Procurement terkait pengadaan material dan kebutuhan project.
• Berkoordinasi dengan Warehouse terkait ketersediaan, preparation, dan delivery material/peralatan.
• Berkoordinasi dengan Finance/Accounting terkait kebutuhan administrasi project apabila diperlukan.
• Berkoordinasi dengan Sales/Commercial terkait informasi dan kebutuhan customer. Koordinasi dengan Customer / Vendor / Subcontractor
• Mendukung komunikasi dan koordinasi administratif dengan customer, vendor, subcontractor, maupun pihak eksternal lainnya.
• Menindaklanjuti permintaan informasi atau dokumen dari customer sesuai arahan Project Manager.
• Mengkoordinasikan jadwal meeting, site visit, inspection, testing, delivery, maupun aktivitas project lainnya.
• Membuat dan mendokumentasikan hasil meeting dengan pihak eksternal.
• Memastikan setiap kesepakatan dan action item terdokumentasi serta ditindaklanjuti. Monitoring Material & Delivery
• Membantu memonitor kebutuhan material project terhadap schedule pekerjaan.
• Melakukan follow-up status procurement dan ketersediaan material.
• Memantau kesiapan produk/peralatan untuk proses delivery.
• Membantu memastikan jadwal pengiriman sesuai dengan target project.
• Mengkoordinasikan kebutuhan dokumen pengiriman dengan departemen terkait. Risk & Issue Tracking
• Membantu mengidentifikasi risiko dan potensi masalah yang dapat memengaruhi pencapaian project.
• Membuat dan memperbarui Issue / Action Tracking List.
• Melakukan follow-up penyelesaian issue kepada PIC terkait.
• Mengeskalasikan permasalahan yang berpotensi berdampak terhadap schedule, cost, quality, maupun customer satisfaction kepada Project Manager.
• Mendukung Project Manager dalam penyusunan corrective action terhadap permasalahan project. Reporting
• Menyusun laporan progress project secara berkala.
• Menyiapkan data yang dibutuhkan untuk project review meeting.
• Membuat rekap status pekerjaan setiap PIC.
• Menyampaikan informasi mengenai progress, outstanding, kendala, dan kebutuhan tindak lanjut kepada Project Manager.
• Memastikan data dan laporan project akurat serta dapat dipertanggungjawabkan. KUALIFIKASI Pendidikan:
• Minimal D3/S1 dari jurusan Teknik Industri, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Manajemen, Project Management, atau bidang terkait. Pengalaman:
• Minimal 2–3 tahun pengalaman sebagai Project Coordinator, Project Admin, Project Engineer, atau posisi sejenis.
• Pengalaman di perusahaan engineering, manufacturing, electrical, construction, EPC, atau project-based company menjadi nilai tambah. Kemampuan Teknis:
• Memahami dasar-dasar project management.
• Mampu membaca dan memahami project schedule serta timeline.
• Mampu melakukan progress monitoring dan reporting.
• Memahami alur proses manufaktur/proyek menjadi nilai tambah.
• Mampu menggunakan Microsoft Office, terutama Excel, Word, dan PowerPoint.
• Familiar dengan project management tools menjadi nilai tambah. Kemampuan Non-Teknis:
• Communication & coordination skills.
• Follow-up dan problem-solving skills.
• Time management dan organizational skills.
• Attention to detail.
• Mampu bekerja dengan target dan deadline.
• Mampu bekerja secara mandiri maupun lintas departemen.
• Memiliki kemampuan interpersonal yang baik.